This awesome blogger theme comes under a Creative Commons license. They are free of charge to use as a theme for your blog and you can make changes to the templates to suit your needs.
RSS

mengertilah :)





Hai hai,, bulan desember akan segera berlalu dan welcome new year :D la laaa laaa,, upss, bulan ini ane cuma nyampah sekelumit doang yaa guys :( maaf de yaa produktivitas menurun, hhuhu,,

Ehmm, kali ini kita akan membicarakan tentang diri kita sebagai makhluk social :D hadeeeuh pelajaran banget yee, ahahah,, mentang-mentang ane ada kuliah tentang ilmu social budaya gitu dehh, oooouch,, ketika kita menjadi makhluk sosial tentu kita akan berinteraksi dengan makhluk lainnya, nah yang kita bahas kali ini bukan hubungan manusia dengan tumbuhan maupun hewan apalagi makhluk halus kan yaa yaa :D hwakhwak.. tetapi hubungan manusia dengan manusia..

Well, kita selalu menganggap yang berada di dekat kita itu teman :) namun manusia itu aneh, katanya teman tetapi kadang suka diomongin di belakang. Memang manusia itu tak sempurna tempatnya salah dan dosa, untuk itu kita perlu melakukan sesuatu biar gak terlalu banget jadi manusia,, looh maksud gimana nih maksud :s yyah maksud ane tuh gimana kita bisa jadi manusia yang berbeda, bukan seperti yang biasanya, bukannya berbeda itu unik ya :) *eh ngomongin diri sendiri, hhahah, eh lebih baik ngomongin diri sendiri kan kan daripada ngomongin orang lain :’) di belakang lagi.. hhahahah,,

Kadang kita pengennya dingertiin, dipahamin tetapi kitanya gak mandang diri, uda ngertiin orang lain beloom? Nah yang penting itu kita mengendalikan diri dulu,, susah sih emang,, soalnya itu manusia punya kecenderungan buat gak suka sama orang lain,, jadi nih kadang biasa-biasa aja, tautau sebel, sama sahabat kalian aja kadang juga gitu kok, coba deh inget”kapan terakhir jengkel sama sahabat kamu? Pernah kan?? Jangan bilang engga deh, namanya munafik, hhohoh,, tu kan sama sahabat sendiri aja jengkel apalagi sama temen yang lain, wajar sihh,, kejengkelan ini lah yang sebenarnya memicu kita buat ngata”in anak orang seenak jidat kita :D ahahaha..

So.. gimana dong ,,? Satu pesan ane gan ,, kendalikan diri dan diamlah.. kebanyakan orang lebih suka mengatakan sejujurnya di hadapan orang lain meskipun itu menyakitkan,, tetapi tolong,, hargai perasaan lawan bicaramu,, belum tentu semua orang sekuat apa yang kamu bayangkan, jadi jika memang kalian tak menyukai sesuatu lebih baik diamlah dan berfikirlah untuk menyadarkannya lewat perbuatan yang lebih baik, berhati-hatilah dengan kata-kata yang kamu lontarkan, terkadang seseorang akan selalu mengingat duri yang kau tanam dan menancap di ulu hati mereka. Jadi sebelum itu terjadi, pikirkan dua kali dengan kata-kata yang akan kalian ucapkan, bahkan menasehati seseorang pun ada cara yang lebih baik dibandingkan dengan sekedar kata-kata sok yang menggurui. Sekali lagi gak gampang emang buat memendam sesuatu, tetapi itu jauh lebih baik daripada kamu harus menyakiti perasaan orang lain, entah semenjengkelkan apapun orang bersangkutan. Kuasai diri dan itu akan menjadi bekal yang cukup untuk menyelesaikan masalah-masalahmu :)

O oooo oo.. cukup berat juga cui ternyata wejangan akhir tahun :D hhaahaa, jangan lupa pesan ane ya gan, semoga bermanfaat, nice try ;)
0 komentar

Stop Pengecut !



Di tengah malam yang sunyi seperti ini sangat romantis rasanya jika mampu mengadu pada semribit angin malam yang dinginnya menusuk tulang.  Bukan bukan,, pada Rabbku Allah Azza Wa Jalla tentu aku kan mengadu.

Malam,

Taukah engkau aku telah menghabiskan banyak waktuku di dunia ini dengan banyak sekali perbuatan yang siasia? Ketika aku terus menonton tivi sedangkan anak-anak di seberang benua sana sedang menangis ketakutan di hamparan daratan penuh suara tembak. Ketika aku terus makan tanpa menghabiskannya dan selalu berkata,, ahh cuma makan ini,, sedangkan di luar sana banyak anak kecil yang harus mengais makanan dari sampah. Betapa miris rasanya jika setiap nafasku berlalu tanpa ucapan syukur, Astaghfirullah..

Apa,, apa yang bisa aku lakukan dengan segala keterbatasanku di sini, di sini dalam hatiku meraung andaikan aku bisa melakukan semuanya dengan cepat tanpa harus melewati berbagai proses, heii tapi aku bukan Tuhan, aku hanyalah makhluk hinadina yang ada tidaknya aku tak sedikitpun berpengaruh bagi Tuhanku.

Proses, aku yakin setiap proses selalu menyimpan sejuta hikmah yang tak bisa begitu saja dikuak. Tetapi rasanya aku kekurangan waktu ataukah aku yang tak pandai mengatur waktu atau akukah yang terbelenggu pada diriku yang telah rapuh, heii aku harus tetap tegap menyongsong ribuan batu keras di depan sana. Berapapun orang yang menyorakiku untuk bangkit dari mati suriku tak akan berhasil jika jiwaku tak terpanggil untuk bergelora kembali.

Kesakitan, jatuh, dikecewakan, gagal, menangis adalah hal kecil yang bisa menguatkan diri. Setidaknya jika pernah gagal kita bisa tahu dan bercerita beginilah sakitnya gagal dan beginilah cara untuk menghindarinya, bukankah itu jauh lebih baik? Daripada harus berada di langit-langit tanpa merasakan sakit sedikitpun, hanya membawamu ke lembah kecongkakan yang luar biasa. Bahkan menjadi seseorang yang sangat menyebalkan itu sangat lebih mudah daripada orang yang disayangi semuanya.

Bukan, aku tak ingin berkomentar dengan hidup orang lain, aku hanya ingin bercermin dan melihat wajahku sendiri. Bukan karena aku tak peduli dengan yang lain, tetapi setidaknya aku tak perlu terlalu sibuk mencari-cari kesalahan mereka, sudah cukup, lebih baik diam dan menjadi penonton di bangku tribun, karena mereka sudah cukup umur untuk mencari dan introspeksi terhadap diri mereka sendiri, tidak melulu harus disuapi terus menerus.

Aku tentang diriku, yang semangatnya timbul tenggelam. Dan banyak orang tentu merasakan hal yang sama denganku, dan aku tahu aku tak sendiri. Tetapi jika aku terus berada di sini tak bergeming dengan kehidupan yang begini saja, bagaimana dengan masadepanku kelak yang kuharapkan lebih baik daripada hari ini? Yaah, semua tentu butuh pengorbanan dan kesakitan yang luarbiasa untuk menjadikanku orang yang benarbenar hebat dan tangguh.

Aku tak lagi kanakanak. Sekarang sudah saatnya untuk menantang dan memberanikan diri berhubungan dengan lebih banyak lagi orang asing,. Ini bukan cobacoba. Tetapi ini adalah proses, ini adalah latihan, ini adalah perjuangan! Jika semakin banyak aku melanglang buana di negeri yang tak ku kenal sebelumnya tentu aku akan lebih banyak dikenal oleh semua orang. Tentu akan lebih banyak kesempatan untuk menjalin kerjasama dengan banyak karakter. Oooh ini tidak mudah.

Hei,, segala atribut manja, takut, malu, aku tak mau menyandingmu lagi,, karena aku harus kokoh setegar karang. Berbekal attitude yang tertanam sejak lahir aku akan membuat sesuatu itu bersinar, sesuatu dalam diriku yang sudah lama tidur dan ingin segera dibangunkan. Bakat tak kan bisa muncul tanpa dibiasakan, dan kepandaian tak kan terwujud tanpa belajar tentang kehidupan.

Aku tak lagi ingin berteori tentang ini dan itu, yang aku harus lakukan sekarang adalah bertindak,!! Bertindak secepat kilat agar aku mampu mengejar ketertinggalanku, aku tak mau hanya menjadi manusia biasa saja yang tak memberikan arti sedikitpun bagi sekitar, aku masih punya mimpi yang harus diperjuangkan, aku tak ingin sedikitsedikit lelah, aku ingin tetap berdiri dan berlarii mengejar semua yang memang harus diraih, aku tak mau menunda lagi, aku tak peduli dengan banyaknya hambatan yang menyerangku, aku harus BERTINDAK!! Mulai hari ini dan seterusnya aku harus lebih bekerja keras…!

Dan aku tidak akan mainmain,, camkan !!!!!!!!!!

Bismillah, semoga Allah meridhoi apa yang akan ku lakukan. Aamiin.
0 komentar